Kadang kita tak pernah tahu apakah hati kita sudah benar, atau hati kita salah.
Apakah hati kita sama dengan hati binatang? tentu tidak karena hati kita adalah hati manusia.
Jhon baru saja ditinggalkan oleh istrinya yang baru saja wafat hari ini, kesedihannya luar biasa, ia menangisi kepergian istrinya tercinta.
Saat acara tutup peti jhon diminta oleh orang-orang untuk menyampaikan beberapa kata di upacara pemakaman itu.
lalu jhon pun naik keatas podium.
"Istriku adalah seorang yang galak, dan juga seorang yang judes" ungkap jhon.
"dia selalu memarahiku ketika kuambil tabungannya, ketika aku pulang larut malam!"tambah jhon lagi.
"Istriku punya kebiasaan buruk, yaitu sering kentut ketika sedang tidur!"lanjut Jhon lagi.. dan mendengar hal itu semua orang tertawa melihat kekocakan dan kepolosan Jhon.
"Namun sekarang suara-suara kentut itu sudah tidak dapat kudengar lagi, suara-suara omelan tidak lagi kudengar, aku kesepian, dan aku rindu istriku bagaimanapun perlakuannya kepadaku !"kata Jhon sambil air matanya berlinang.
"Dia memarahiku bukan karena benci, dia memakiku bukan karena iri, namun semua itu rasa sayang seorang istri yang mau menerima semua kebodohanku, ketololanku, istriku memiliki hati yang baik, ia tak pernah menghitung berapa juta kali aku mengecewakannya, berapa juta kali aku mengacuhkannya, istriku adalah istri terbaik yang pernah ku miliki." kata jhon sambil berlinang air mata.
Selama ini kita selalu berbuat baik, namun kita selalu tanya kenapa balasanku tidak baik, kenapa bisa begini, belajarlah dari istri jhon yang memiliki dan melihat segala sesuatu dengan hati, dengan selalu menjaga kepercayaannya. itulah kenapa setiap orang selalu terluka jika tidak belajar menyucikan hatinya, sudahkan kita sering bicara dengan hati nurani kita, kalau kita melakukan sesuatu, selalu tanyakan kepada hati nurani kita, benarkah perbuatanku? sentuh hati kita ketika melakukan kejahatan, seperti contoh mengambil uang istri itu tindakan tidak baik, ketika anda sedang melakukannya, sentuh hati anda dengan tangan anda dan tanyakan, benarkah tindakanku ini? jika tidak benar, jangan lakukan. lakukan terus berulang dan berulang, anda telah menyucikan hati _/\_
More Links
Dhamma itu indah diawalnya, indah dipertengahan, dan indah pula pada akhirnya.
Kamis, 30 November 2017
Menyucikan hati
Kadang kita tak pernah tahu apakah hati kita sudah benar, atau hati kita salah.
Apakah hati kita sama dengan hati binatang? tentu tidak karena hati kita adalah hati manusia.
Jhon baru saja ditinggalkan oleh istrinya yang baru saja wafat hari ini, kesedihannya luar biasa, ia menangisi kepergian istrinya tercinta.
Saat acara tutup peti jhon diminta oleh orang-orang untuk menyampaikan beberapa kata di upacara pemakaman itu.
lalu jhon pun naik keatas podium.
"Istriku adalah seorang yang galak, dan juga seorang yang judes" ungkap jhon.
"dia selalu memarahiku ketika kuambil tabungannya, ketika aku pulang larut malam!"tambah jhon lagi.
"Istriku punya kebiasaan buruk, yaitu sering kentut ketika sedang tidur!"lanjut Jhon lagi.. dan mendengar hal itu semua orang tertawa melihat kekocakan dan kepolosan Jhon.
"Namun sekarang suara-suara kentut itu sudah tidak dapat kudengar lagi, suara-suara omelan tidak lagi kudengar, aku kesepian, dan aku rindu istriku bagaimanapun perlakuannya kepadaku !"kata Jhon sambil air matanya berlinang.
"Dia memarahiku bukan karena benci, dia memakiku bukan karena iri, namun semua itu rasa sayang seorang istri yang mau menerima semua kebodohanku, ketololanku, istriku memiliki hati yang baik, ia tak pernah menghitung berapa juta kali aku mengecewakannya, berapa juta kali aku mengacuhkannya, istriku adalah istri terbaik yang pernah ku miliki." kata jhon sambil berlinang air mata.
Selama ini kita selalu berbuat baik, namun kita selalu tanya kenapa balasanku tidak baik, kenapa bisa begini, belajarlah dari istri jhon yang memiliki dan melihat segala sesuatu dengan hati, dengan selalu menjaga kepercayaannya. itulah kenapa setiap orang selalu terluka jika tidak belajar menyucikan hatinya, sudahkan kita sering bicara dengan hati nurani kita, kalau kita melakukan sesuatu, selalu tanyakan kepada hati nurani kita, benarkah perbuatanku? sentuh hati kita ketika melakukan kejahatan, seperti contoh mengambil uang istri itu tindakan tidak baik, ketika anda sedang melakukannya, sentuh hati anda dengan tangan anda dan tanyakan, benarkah tindakanku ini? jika tidak benar, jangan lakukan. lakukan terus berulang dan berulang, anda telah menyucikan hati _/\_
Minggu, 26 November 2017
ular dan gergaji
Seekor ular sedang berjalan senang kesana kemari, namun seekor tikus datang dan meledek ular tersebut dengan sebuah teriakan yang menghina.
Siular menjadi marah dan mengejar si tikus, kemudian tikus berlari memasuki sebuah gudang, dan ternyata digudang tersebut terdapat sebuah gergaji, ular melewati gergaji tersebut, dan terkejut badannya penuh darah, sitikus terus semakin meledek, ular lanjut menembus gergaji, tetapi badanya pada sakit semua, dia mematuk gergaji itu, namun mulut ular tersebut sobek, semakin dilipiti kebencian, lalu ular itu melilit sigergaji dengan tujuan meremukan gergaji, namun apa yang terjadi, siular tewas dengan badan terpotong.
Inti cerita itu adalah janganlah dikuasai oleh kemarahan, seperti kata the black phanter, i will not consumed by anger ya setiap kemarahan itu merusak, merusak tubuh, merusak jiwa dan lain-lain.
jangan biarkan kemarahan menelan mu _/\_
Senin, 13 April 2015
Ubah Paradigma Kita saat ini juga
Mungkin kita melihat sekilas ini adalah wajah dari kakek tua, tetapi jika kita lihat dengan seksama, dan lebih jelas ada gambar lain, yaitu seorang wanita menggendong bayi dan seorang kakek tua.
ya, itu adalah paradigma kita, atau cara pandang kita, paradigma ibarat sebuah kacamata, cara kita melihat dunia.
sebagian orang kadang hanya melihat luarnya saja, ada sebuah kisah, suatu ketika saya didalam gerbong kereta, ketika saya melihat seorang bapak membawa 2 anaknya naik kegerbong saya, anaknya dengan tampa menghiraukan penumpang lain, berlarian dan berteriak sepanjang lorong... awalnya tidak mengganggu, tetapi lama kelamaan kegaduhannya membuat saya terganggu juga, lalu saya mencoba berbicara dengan ayahnya tersebut.
"Maaf Pak, saya rasa, anak-anak anda membuat keributan, dan mengganggu ketenangan para penumpang !"
ayahnya menatap saya, dia berkata : " ya,.maafkan saya, pagi ini, saya ditelpon rumah sakit, dan baru saja mengetahui Ibu mereka baru saja meninggal pagi ini, saya tidak tahu bagaimana menangani mereka.!"
dan seketika, Paradigma saya berubah, dari yang semula agak terganggu menjadi merasa haru dan tersentuh,
Paradigma saya berubah 100%, hilang semua rasa kesal, jengkel, dan lain-lain, tapi turut merasakan penderitaan orang itu...
nah dari cerita itu, dapat dikatakan bagaimana Paradigma bisa berubah 100%, maka Ubahlah paradigma kita dalam melihat sesuatu, didalam suatu penglihatan belum tentu sesuatu itusesuai dengan penglihatan kita, Buddha mengatakan, segala sesuatu hanya diri kita yang bisa merubahnya, bukan orang lain, Paradigma, adalah cara pandang, cara kita memandang dunia dengan kacamata yang diibaratkan kacamata itu, jika kacamata itu dicat merah, maka akan terlihat merah semua oleh kita, jika dicat hijau, maka semua pun akan hijau...jadi mari kita ubah paradigma ini menjadi lebih baik, baik terhadap sesama maupun semua makhluk, sabbe satta bhanvantu Sukkhittata. semoga semua makhluk berbahagia.___/\___
ya, itu adalah paradigma kita, atau cara pandang kita, paradigma ibarat sebuah kacamata, cara kita melihat dunia.
sebagian orang kadang hanya melihat luarnya saja, ada sebuah kisah, suatu ketika saya didalam gerbong kereta, ketika saya melihat seorang bapak membawa 2 anaknya naik kegerbong saya, anaknya dengan tampa menghiraukan penumpang lain, berlarian dan berteriak sepanjang lorong... awalnya tidak mengganggu, tetapi lama kelamaan kegaduhannya membuat saya terganggu juga, lalu saya mencoba berbicara dengan ayahnya tersebut.
"Maaf Pak, saya rasa, anak-anak anda membuat keributan, dan mengganggu ketenangan para penumpang !"
ayahnya menatap saya, dia berkata : " ya,.maafkan saya, pagi ini, saya ditelpon rumah sakit, dan baru saja mengetahui Ibu mereka baru saja meninggal pagi ini, saya tidak tahu bagaimana menangani mereka.!"
dan seketika, Paradigma saya berubah, dari yang semula agak terganggu menjadi merasa haru dan tersentuh,
Paradigma saya berubah 100%, hilang semua rasa kesal, jengkel, dan lain-lain, tapi turut merasakan penderitaan orang itu...
nah dari cerita itu, dapat dikatakan bagaimana Paradigma bisa berubah 100%, maka Ubahlah paradigma kita dalam melihat sesuatu, didalam suatu penglihatan belum tentu sesuatu itusesuai dengan penglihatan kita, Buddha mengatakan, segala sesuatu hanya diri kita yang bisa merubahnya, bukan orang lain, Paradigma, adalah cara pandang, cara kita memandang dunia dengan kacamata yang diibaratkan kacamata itu, jika kacamata itu dicat merah, maka akan terlihat merah semua oleh kita, jika dicat hijau, maka semua pun akan hijau...jadi mari kita ubah paradigma ini menjadi lebih baik, baik terhadap sesama maupun semua makhluk, sabbe satta bhanvantu Sukkhittata. semoga semua makhluk berbahagia.___/\___
Selasa, 19 Agustus 2014
Anger Management2
Anger Management, ya kadang kala kita merasa sangat marah dan tak bisa menghentikan amarah yang datang begitu tiba-tiba dan spontan...
Untuk mengatasi kemarahan memang sangat sulit sekali, terutama jika kita memiliki darah tinggi alias emosi yang sangat labil untuk marah..
dalam Anger Management kita mulai belajar sedikit demi sedikit, dari hal terkecil terlebih dahulu, contohnya, yang pertama kita menghilangkan kata-kata "binatang" dan menggantinya dengan yang lebih halus, biasanya orang marah, akan mengeluarkan makian dan memaki dengan menggunakan nama binatang, kali ini kita coba belajar untuk mengganti nama binatang tersebut menjadi nama buah-buahan..
selalu ingat berusahalah untuk menahan amarah, dan ingat selalu jika marah, mau memaki orang lain, hendaknya menggantinya dengan nama buah, contoh,.."dasar Jambu", "anggur luh", "diam pisang" "ah dasar duren " terdengar lebih aneh dan seakan-akan lucu dan membuat orang laing tidak kesal dan merasa tersinggung, cobalah cara ini, berlatih lah perlahan dan pasti.
dari pada nama binatang yang keluar misalnya "kau babi" terdengar sangat kasar ditelinga orang yang mendengar, bahkan bisa menimbulkan karma seketika, kalau yang dimarahi tidak senang, dia akan membalas anda dengan sebuah tusukan ditubuh anda, dan anda akan meninggal dengan segera mencapai nirvana...ya mati konyol, tetapi jika kita mulai merubahnya dengan umpatan nama buah, menjadi kau stawbery, atau kau apel, meskipun mimik kita merah menahan amarah, tapi dampaknya orang lain yang mendengar akan sedikit tersenyum untuk anda dan anda menambah karma baik anda dengan tidak membuat orang lain kesal dan marah kembali kepada anda, anda telah diam-diam memutus karma buruk anda...
Tanpa disadari jika Anger management yang kedua ini anda jalankan, maka dijamin hidup anda akan berubah dan akan menjadi lebih baik..mulailah sekarang juga mengganti nama-nama binatang dengan nama buah-buahan jika anda ingin lontarkan keorang lain.._/\_Namaste..
Untuk mengatasi kemarahan memang sangat sulit sekali, terutama jika kita memiliki darah tinggi alias emosi yang sangat labil untuk marah..
dalam Anger Management kita mulai belajar sedikit demi sedikit, dari hal terkecil terlebih dahulu, contohnya, yang pertama kita menghilangkan kata-kata "binatang" dan menggantinya dengan yang lebih halus, biasanya orang marah, akan mengeluarkan makian dan memaki dengan menggunakan nama binatang, kali ini kita coba belajar untuk mengganti nama binatang tersebut menjadi nama buah-buahan..
selalu ingat berusahalah untuk menahan amarah, dan ingat selalu jika marah, mau memaki orang lain, hendaknya menggantinya dengan nama buah, contoh,.."dasar Jambu", "anggur luh", "diam pisang" "ah dasar duren " terdengar lebih aneh dan seakan-akan lucu dan membuat orang laing tidak kesal dan merasa tersinggung, cobalah cara ini, berlatih lah perlahan dan pasti.
dari pada nama binatang yang keluar misalnya "kau babi" terdengar sangat kasar ditelinga orang yang mendengar, bahkan bisa menimbulkan karma seketika, kalau yang dimarahi tidak senang, dia akan membalas anda dengan sebuah tusukan ditubuh anda, dan anda akan meninggal dengan segera mencapai nirvana...ya mati konyol, tetapi jika kita mulai merubahnya dengan umpatan nama buah, menjadi kau stawbery, atau kau apel, meskipun mimik kita merah menahan amarah, tapi dampaknya orang lain yang mendengar akan sedikit tersenyum untuk anda dan anda menambah karma baik anda dengan tidak membuat orang lain kesal dan marah kembali kepada anda, anda telah diam-diam memutus karma buruk anda...
Tanpa disadari jika Anger management yang kedua ini anda jalankan, maka dijamin hidup anda akan berubah dan akan menjadi lebih baik..mulailah sekarang juga mengganti nama-nama binatang dengan nama buah-buahan jika anda ingin lontarkan keorang lain.._/\_Namaste..
Rabu, 23 Juli 2014
Kemenangan sejati
baru saja kita menghadapi pemilihan presiden dan dari kedua capres tampak sama kuat dan menunjukan kharismanya, menang atau kalau ini bukanlah sebuah kompetisi, ini hanya perbedaan saja, intinya kita adalah satu, demikian makna pidato presiden terpilih Ir.Jokowidodo.
Kemenangan sejati adalah kemenangan akan dirinya sendiri, memenangkan diri sendiri dari ego, amarah, nafsu dan keserakahan, baik tahta dan kekuasaan seperti dalam cerita Raja Ashoka yang merupakan seorang penguasa besar pada masa Buddha Gotama, ketika Buddha Mahaparinibbana( Wafat diperabukan), Raja Ashoka berniat mengagungkan Buddha dengan berbagai caranya, beliau membuat kerajannya harus mengagungkan Buddha, namun ada sebagian orang yang tidak senang dengan cara Raja Ashoka, tetapi mereka adalah orang-orang lemah, minoritas,yang takut akan kekuasaan besar Raja Ashoka..
Raja Ashoka tidak menindas mereka, tetapi orang-orang bawahannya yang seolah menyulut ketegangan, mereka menangkapi dan memenjarakan selain penganut Buddha, sehingga kaum minoritas berniat membalas terhadap keluarga Raja Ashoka tersebut.
Kaum minoritas karena tidak berani melampiaskan kepada sang Raja Ashoka yang ahli dalam segala peperangan, mengancam Putranya yang masih 5 tahun, maka dicelakailah Pangeran muda yang tidak tau apa-apa itu, sehingga kedua matanya menjadi buta.
Raja Ashoka sangat marah, ia memerintahkan untuk memenggal seluruh penganut yang menentangnya, tanpa ampun,dan memberi hadiah bagi yang membawa kepala penganut lain. kondisi mencekam terjadi dikerajaan itu, masa kegelapan pun terjadi...Akhirnya seorang Biksu yang tak lain adalah Adik Raja Ashoka sendiri melihat kondisi yang mengenaskan dikepemimpinan kakaknya, ia memutuskan seseorang untuk membawa kepalanya, karena hanya kepalanya yang bisa menghentikan keganasan sang Kakak..
Ashoka terkejut ketika kepala adiknya sendiri yang menjadi Biksu menjadi korban keganasannya sendiri, ia menangisi adiknya namun sudah terlambat, akhirnya tercerahkan setelah melihat kondisi itu, ia menanggalkan pedangnya, ia melilitkan jubahnya dan mengganti dengan pakaian seorang Biksu, ia mencetuskan sebuah pilar dengan yang terkenal dengan Pilar ashoka yang isinya adalah :
ya, kemenangan sejati, memenangkan ribuan perang tidaklah membanggakan, tetapi memenangkan diri sendiri adalah kemenangan sejati, kemenangan pada diri sendiri."Janganlah kita menghormat agama kita sendiri dengan mencela agama orang lain. Sebaliknya agama orang lain hendaknya dihormat atas dasar tertentu. Dengan berbuat begini kita membantu agama kita sendiri untuk berkembang disamping menguntungkan pula agama lain. Dengan berbuat sebaliknya kita akan merugikan agama kita sendiri di samping merugikan agama orang lain.
Oleh karena itu, barang siapa menghormat agamanya sendiri dengan mencela agama lain, semata-mata karena dorongan rasa bakti kepada agamanya dengan berpikir bagaimana aku dapat memuliakan agamaku sendiri, maka dengan berbuat demikian ia malah amat merugikan agamanya sendiri. Oleh karena itu toleransi dan kerukunan beragamalah yang dianjurkan dengan pengertian, bahwa semua orang selain mendengarkan ajaran agamanya sendiri juga bersedia untuk mendengarkan ajaran agama yang dianut orang lain."
namaste _/\_semoga damai selalu dinegri ini.
There's Hero Among Us
ya, ungkapan there's heroes among Us memang bisa dibuktikan, inilah foto kedua penolong ku, keduanya mensupport saya dalam kehidupan, seperti dikatakan mereka adalah malaikat tanpa sayap..mungkin mereka tidak mau diekpose, atau diperlihatkan kepublik, tapi kemauan saya sendiri dengan membuat blog bermanfaat ini semoga jasa kebaikan mereka berbuah dengan kebahagiaan...
yang atas, ci Jenty, Pak Gun, dan putranya Dylan, mereka membantu saya yang kesulitan dalam semester 5, dikala semua keputusasaan, akhirnya karma baik masih melindungi saya, mereka membantu melunasi semester 5 saya.
yang bawah adalah Pak Ongko DJ,& Istrinya beliau yang memberikan saya seperangkat komputer untuk membantu saya dalam mengejar hobi saya membuat komik, tampa beliau saya takkan bisa belajar, tampa beliau mungkin saya akan gaptek sampai sekarang, beliaulah penolong pertama saya.
terimakasih atas semuanya, saya ingin menjadi seperti kalian, ingin menolong sesama jika sudah mampu, semoga cita-citaku bisa tercapai..
salam /\
Hakim
yang atas, ci Jenty, Pak Gun, dan putranya Dylan, mereka membantu saya yang kesulitan dalam semester 5, dikala semua keputusasaan, akhirnya karma baik masih melindungi saya, mereka membantu melunasi semester 5 saya.
yang bawah adalah Pak Ongko DJ,& Istrinya beliau yang memberikan saya seperangkat komputer untuk membantu saya dalam mengejar hobi saya membuat komik, tampa beliau saya takkan bisa belajar, tampa beliau mungkin saya akan gaptek sampai sekarang, beliaulah penolong pertama saya.
terimakasih atas semuanya, saya ingin menjadi seperti kalian, ingin menolong sesama jika sudah mampu, semoga cita-citaku bisa tercapai..
salam /\
Hakim
Rabu, 09 Juli 2014
Kisah Dhammapada Jilid 3
ingin Memiliki Kisah2 Dhammapada jilid ke 3, dengan Full Colour, kami ingin mencetak dengan warna,
bagi yang ingin membantu donasi menyebarkan buddha dhamma di nusantara ini bisa berdana ke
rek.Bank Central Asia (BCA) A/C.1084230394 an Hakim.
setelah itu sms ke nomer 0813.1920.8196..dan tentukan berapa exsemplar yang anda inginkan.
adapun untuk pembiayaan cetak buku ini kami membutuhkan sedikitnya biaya Rp.10.000.000 sepuluh Juta Rupiah, berapapun donatur yang donasikan kami sangat berterimakasih.
semoga bisa bermanfaat dan ajaran Buddha semakin berkembang.
bagi yang ingin membantu donasi menyebarkan buddha dhamma di nusantara ini bisa berdana ke
rek.Bank Central Asia (BCA) A/C.1084230394 an Hakim.
setelah itu sms ke nomer 0813.1920.8196..dan tentukan berapa exsemplar yang anda inginkan.
adapun untuk pembiayaan cetak buku ini kami membutuhkan sedikitnya biaya Rp.10.000.000 sepuluh Juta Rupiah, berapapun donatur yang donasikan kami sangat berterimakasih.
semoga bisa bermanfaat dan ajaran Buddha semakin berkembang.
Langganan:
Postingan (Atom)




